Cegah Pernikahan Dini, KUA Gencarkan Program BRUS di SMK

 

WANAYASA, Selasa, 24 Februari 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) melalui tim Penyuluh Agama Islam menyelenggarakan sosialisasi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMK 1 Wanayasa. Kegiatan ini merupakan program nasional dari Kementerian Agama (Kemenag) yang bertujuan untuk mencegah anak-anak usia menengah agar tidak mendekati pergaulan bebas dan melakukan pernikahan dini.

Ibu Usi, selaku Penyuluh Agama Islam, menjelaskan bahwa program BRUS ini sangat krusial dilaksanakan mengingat angka pernikahan di bawah umur 19 tahun di wilayah Wanayasa menduduki peringkat pertama di Kabupaten Banjarnegara.

"Agar anak-anak usia menengah bisa menjaga pergaulan secara Islami. Jika pergaulannya bagus, anak-anak bisa fokus belajar, mengejar cita-cita, dan terhindar dari hal-hal yang dilarang agama seperti pernikahan dini.," ujar Ibu Usi.

Ada tiga materi inti yang disampaikan dalam kegiatan ini. Pertama, Etika Pergaulan, yaitu menjaga pergaulan secara Islami agar terhindar dari hal-hal yang dilarang agama. Kedua, Penguatan Karakter, yang dilakukan dengan mengajak siswa aktif dalam organisasi sekolah sebagai salah satu cara menghindari pergaulan yang tidak baik. Ketiga, Literasi Masa Depan, yaitu memberikan pemahaman agar remaja tidak terburu-buru melakukan pernikahan dini karena faktor pergaulan bebas.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang merasa mendapatkan ilmu serta pengalaman baru. Salah satu siswa, Asnaf, menyampaikan apresiasinya terhadap materi yang diberikan untuk membantu remaja menjadi pribadi yang lebih baik.

"Kesan saya, saya sangat berterima kasih. Harapannya saya bisa melakukan apa yang disampaikan pemateri, seperti berusaha lebih mengenali diri sendiri dan menjadi remaja yang sehat," ujar Asnaf.

Selain itu, peserta siswi lainnya juga merasakan manfaat besar dari kegiatan ini, terutama dalam memahami cara menjaga diri agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif. Ia menilai pemateri menyampaikan materi dengan cara yang asyik dan tidak membosankan.

Langkah ke depannya, pihak KUA berharap bisa menjalin kerja sama (MoU) dengan pihak sekolah untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin. Selain sosialisasi kelas, direncanakan juga adanya pengisian materi pada kegiatan keputrian setiap hari Jumat untuk memperkuat karakter siswa, seperti materi tentang menghormati orang tua.

(Ratih__XI TKJ B)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMKN 1 Wanayasa Ukir Prestasi: Siswa PMR Dilantik Jadi Ketua FORPIS Banjarnegara