Prestasi Membanggakan, SMKN 1 Wanayasa Borong Juara LKS Kabupaten Banjarnegara
Wanayasa – Kebanggaan tengah menyelimuti keluarga besar SMKN 1 Wanayasa. Melalui ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Kabupaten Banjarnegara pada Rabu (11/2/2026), para siswa berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Dimulai dari Billi Go Putra K. (XI PPLG) yang meraih Juara 1 Web Technologies dan Panca Maulana (X PPLG A) sebagai Juara 2 IT Software. Kesuksesan berlanjut di bidang jaringan melalui Subiantoro (XII TJKT C) yang menyabet Juara 2 Information Network Cabling, serta tim Cyber Security dari kelas (X TJKT C) yang diwakili oleh Imran Luki Firmansyah dan Raihan Fattah Oktaliano yang keduanya berhasil meraih gelar Juara Harapan 3.
Bagi para juara, kemenangan memiliki makna yang mendalam. Billi, peraih Juara 1, mengaku sangat terharu karena ini merupakan pengalaman pertamanya. "Kemenangan adalah bonus, yang terpenting adalah pengalaman dan mengukur kemampuan diri," ungkapnya. Senada dengan Billi, Panca (Juara 2) merasa bersyukur atas pencapaiannya, sementara Luki dan Raihan (Juara Harapan 3) menjadikan hasil ini sebagai batu loncatan untuk meraih posisi puncak di masa depan. Di sisi lain, Subi (Juara 2) membawa perspektif unik. Meski sudah sering menang, ia sempat merasa khawatir jika menjadi Juara 1 karena harus membagi waktu dengan jadwal PKL di tingkat provinsi. Namun, ia tetap memberikan yang terbaik bagi sekolah.
Rata-rata siswa
hanya memiliki waktu persiapan sekitar 2 minggu hingga satu bulan, bahkan Subi
harus menyempatkan waktu di sela PKL nya. Dalam waktu yang sempit tersebut,
berbagai hambatan muncul seperti Luki dan Raihan sempat terkendala koneksi
internet, sementara Subi harus memutar otak karena spesifikasi peralatan
sekolah yang berada di bawah standar lomba. Billi menghadapi tantangan yang
sulit ketika materi lomba berubah total hanya lima hari sebelum hari-H. Serta Panca
sempat mengalami kesulitan dalam menyusun sintaks pemrograman, namun ia
mengatasinya dengan strategi "kerjakan yang mudah terlebih dahulu."
Keberhasilan
ini tak lepas dari tangan dingin Pembina salah satunya Pak Imam Suroso S.Kom.
Ia menekankan bahwa pemilihan perwakilan siswa tidak hanya berdasarkan
kecerdasan, tetapi yang utama adalah kemauan dan inisiatif mandiri.
"Perbedaan
utama yang membuat kita menang adalah inovasi dan ketangguhan. Man Jadda Wajada
siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil," ujar Pak Imam. Beliau
menegaskan bahwa mentalitas adalah ujung tombak, sementara juara hanyalah buah
dari ikhtiar.
Menariknya,
setiap siswa memiliki cara berbeda dalam mengelola mental mereka, contohnya Billi
tetap optimis, "Jika kita tidak percaya pada diri sendiri, apalagi orang
lain." Di sisi lain Panca, Luki, dan Raihan sempat merasa pesimis melihat
lawan dari kelas yang lebih tinggi, namun mereka memilih untuk tetap menjalani
prosesnya. Sedangkan Subi memilih prinsip "tidak wajib menang" untuk
mengurangi beban mental, yang justru membawanya ke podium juara.
Di keberhasilan
mereka ada kalimat yang mereka tanamkan, bukan hanya lewat kata tapi aksi
nyata. Seperti kutipan favorit Billi, "Bermimpilah setinggi langit, jika
engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.". Subi juga
punya motivasi untuk dirinya dan orang lain “jangan takut mencoba jika ada
kesempatan. Jangan menyerah sebelum berperang dengan mengatakan ‘tidak bisa’,
tetapi ambil saja kesempatannya dan urusan hasil dipikirkan belakangan.” Luki
dan Raihan juga memiliki motivasi yang mirip “Jangan takut mencoba hal baru.
Ambil setiap kesempatan yang ada. Jangan fokus pada kegagalan. Jangan berpikir
‘bagaimana kalau kalah’, tetapi fokuslah membayangkan ‘bagaimana senangnya jika
menang’, Dan tambahan dari Panca “bagi teman-teman yang ingin berprestasi, ‘jalani
saja dulu’ prosesnya.”
Sebagai penutup
dari Pak Imam, Beliau berpesan bahwa “prestasi bisa di bidang apa saja, namun
tetap menjadi orang baik adalah fondasi yang paling utama.” Dengan semangat
ini, SMKN 1 Wanayasa optimis dapat terus mencetak generasi unggul yang siap
bersaing di dunia teknologi dan industri masa depan.
(Harin dan Mauren)
Komentar
Posting Komentar