Setetes Darah, Sejuta Harapan: SMKN 1 Wanayasa Gelar Aksi Donor Darah Bersama PMI Banjarnegara

 

 

Wanayasa – Semangat kemanusiaan kembali bergelora di lingkungan SMKN 1 Wanayasa. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara, SMKN 1 Wanayasa menyelenggarakan kegiatan donor darah pada Kamis 12 Februari 2026.

     Motivasi utama SMKN 1 Wanayasa menyelenggarakan kegiatan donor darah secara rutin adalah untuk membentuk karakter siswa, khususnya dalam menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan jiwa solidaritas sejak dini. Selain sebagai sarana pendidikan karakter, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu PMI dalam menyediakan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

        Menurut Kak Mega dari PMI yang bertugas di SMKN 1 Wanayasa, siswa sekolah menengah yang ingin mendonorkan darah wajib memenuhi kriteria umum seperti usia minimal 17 tahun dan berat badan minimal 45 kg, meskipun disarankan lebih dari 46 kg karena angka tersebut merupakan batas paling minimal. Selain itu, calon pendonor harus dalam kondisi fit, tidak sedang mengonsumsi obat, tidak memiliki riwayat operasi, serta bagi siswi, tidak sedang mengalami siklus menstruasi yang terlalu deras agar kadar hemoglobin tetap terjaga. Kak Mega juga menekankan pentingnya kejujuran saat proses pemeriksaan (screening) dan kewajiban untuk sarapan terlebih dahulu guna menghindari kondisi lemas atau pingsan saat proses pengambilan darah berlangsung.

     Beberapa pendonor juga mengungkapkan alasan mereka ikut kegiatan ini yaitu Ingin membantu masyarakat yang membutuhkan darah, ada yang karena ​mencari pahala, hingga​ merasa memiliki stok darah yang cukup banyak sehingga ingin berbagi. Antusias dadi pendonor ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap sesama.

     Kegiatan donor darah di lingkungan sekolah memiliki dampak positif yang sangat besar bagi kesadaran kesehatan masyarakat, karena selain membantu pasien dalam kondisi kritis, kegiatan ini juga melatih jiwa kemanusiaan dan kepedulian sosial generasi muda sejak dini.

 

 

     Dibalik kegiatan ini ada petugas PMR SMKN 1 Wanayasa yang sudah melakukan berbagai persiapan matang sejak satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan donor darah, mulai dari menata area registrasi hingga mengatur ruang istirahat bagi para pendonor. Selain menyiapkan lokasi, mereka juga memastikan ketersediaan konsumsi seperti teh dan air mineral untuk mendukung pemulihan peserta. Selama acara berlangsung.

     “Anggota PMR berbagi tugas secara spesifik, ada yang bertanggung jawab di bagian pendaftaran, mengarahkan alur peserta, hingga membagikan snack bagi mereka yang telah selesai mendonor.” Ujar Ahmad Nizar salah satu anggota PMR.

     Untuk kedepannya, Nizar juga menyampaikan harapannya “harapan dari saya partisipasi siswa dan warga sekolah dalam kegiatan donor darah terus meningkat agar acara semakin ramai dan manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang.”

 

     Melalui aksi ini, Nur Budi Sulistiyowati, S.Pd. Selaku pembina PMR juga berpesan “Untuk para siswa jangan ragu untuk mendonorkan darah karena selain bermanfaat bagi kesehatan pribadi, donor darah diharapkan dapat menjadi gaya hidup yang positif.” Bu Nurbudi juga menekankan betapa berartinya tindakan ini, “karena setetes darah yang diberikan merupakan sejuta harapan bagi orang lain, bahkan satu kantong darah yang didonorkan mampu menyelamatkan hingga tiga nyawa.”


(Harinne)

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMKN 1 Wanayasa Ukir Prestasi: Siswa PMR Dilantik Jadi Ketua FORPIS Banjarnegara